Coba Joomla!

belajar joomla!Semangat belajar web!, yes, berdasarkan hasil observasi dan data yang telah terkumpul, setidaknya ada tiga macam cara dalam membangun website. Pertama, cara manual atau lebih dikenal dengan koding secara manual. Cara ini memerlukan keahlian meracik bahasa pemrograman seperti HTML (HyperText Markup Language), PHP (PHP Hypertext Preprocessor), JSON (JavaScript Object Notation), CSS (Cascading Style Sheet) dan lain sebagainya. Kedua, melalui cara instan/praktis, dengan menggunakan CMS (Content Management System) gratis yang telah jadi (contohnya: Joomla!, WordPress, Moodle, OsCommerce, Drupal dan lain-lain). Selanjutnya, cara ketiga, yaitu menggabungkan cara pertama dengan cara kedua. Bagi Web Developer yang suka dengan cara ini, bisa beranggapan bahwa CMS seperti Joomla! dan WordPress ini masih perlu dimodifikasi melalui sentuhan ulang, misalnya dari sisi theme-nya dan juga dapat dikembangkan lagi melalui aplikasi turunannya.

Lalu, bagi Pemula yang ingin mempelajari website, bisa mencoba cara kedua tersebut, dan salah satu aplikasi CMS yang bisa Anda gunakan yakni Joomla! yes, aplikasi ini direkomendasikan, karena sejak diluncurkan pada 2005, Joomla! bisa diunduh dengan gratis yang mana bisa digunakan oleh siapapun dalam membangun website secara cepat dan relatif mudah, sehingga termasuk ke dalam CMS popular dengan banyak pengguna. Melalui Joomla!, kita dapat membuat tampilan website yang bagus, terstruktur dan terkesan professional. Seandainya menggunakan default theme saja, maka tampilan Joomla! sudah menyenangkan, apalagi jika memilih tema yang disukai, tentu tampilannya akan bisa lebih oke lagi.

Selain itu, aplikasi Joomla! ini bisa dipakai untuk membuat segala jenis website, sebagai contoh: website corporate, intranet dan eksternal web, online shop dan web reservasi, online magazine dan newspaper, website pemerintah, website UKM, non-profit/non-governmental organization website, portal komunitas penggemar (fans club) dan forum, website sekolah dan universitas, serta blog pribadi dan keluarga.

Setelah kita memahami apa itu dan bagaimana kelebihan Joomla!, maka tahapan berikutnya kita perlu mengetahui langkah instalasi dari CMS tersebut. Langkah awal yaitu lakukan instalasi dan pengaktifan XAMPP. XAMPP ini merupakan salah satu local server yang bisa berjalan di atas sistem operasi seperti Windows, Linux dan OS X Yosemite (Apple). Melalui aktivasi XAMPP ini, maka aplikasi CMS (Joomla!, WordPress, Drupal) pun bisa dijalankan. Pengaktifan XAMPP tersebut tentunya dengan menjalankan pula Apache dan MySQL, lalu instalasi Joomla! dimulai secara offline.

Next, lakukan instalasi Joomla! secara online. Untuk melakukan instalasi Joomla! secara online, dibutuhkan domain dan hosting. Pemilihan domain dan web hosting ini merupakan permulaan yang penting, sebelum me-launching website kita di dunia maya. Untuk memilih domain sendiri yang mudah diingat dan pendek, menjadi persoalan yang sulit saat ini akibat dari banyaknya nama domain generik yang telah digunakan. Adanya riset keywords domain name yang populer di mesin pencarian (Google), bisa Anda lakukan sebelum memastikan membeli domain. Setidaknya keyword tersebut bisa digabungkan dengan kata yang sesuai dengan pilihan nama pada website kita.

Lalu, untuk memilih web hosting, juga ada beberapa hal yang perlu dicermati, yakni pertama, kita bisa mengetes sebuah layanan jasa hosting dengan mencoba demo control panel. Misalnya, versi Joomla! 3 hanya bisa beroperasi di hosting dengan versi PHP 5.3.1 ke atas, jadi pastikan terlebih dahulu versi PHP di hosting yang akan dipakai (Adi, 2013: 32). Kedua, tanyakan mengenai layanan yang tersedia, baik itu lewat e-mail maupun chatting online. Hal ini untuk mengetahui apakah mereka merespon dengan cepat atau sebaliknya. Ketiga, seberapa lama web hosting tersebut telah menjalankan jasanya dan lihat pula testimonial dari para client-nya. Keempat, kita perlu bertanya pada teman yang telah memakai jasa layanan web hosting tersebut, mengenai kelebihan dan kelemahannya.

yes, setelah memutuskan pemilihan domain dan hosting tersebut, maka selanjutnya mengembangkan/merias lebih lanjut web-nya melalui fasilitas yang tersedia di hosting dan juga di aplikasi Joomla!. Terakhir, kita perlu pula mempelajari isu keamanan website, misalnya dengan membuat password admin yang kuat, melalui penggabungan angka, huruf dan tanda; serta bergabunglah di forum hacker untuk mengetahui isu terkini tentang keamanan Joomla!. Konklusinya, coba Joomla!

 

Bibliography:

Adi Baskoro. 2013. Joomla!TM 3, Panduan Praktis Membuat Website Instan (Cetakan Pertama). Jakarta: Penerbit Mediakita.

Alexander F. K. Sibero. 2013. Web Programming Power Pack, Buku Web Programming Paling Lengkap (Cetakan Pertama). Jakarta: Penerbit MediaKom.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *