pemula berbagi

pemula berbagimelalui tulisan sederhana ini, saya ingin berbagi:

Selama sekitar setahun saya nge-blog (bermula dari yuliyantobudisetiawan.wordpress.com lalu menjadi yuliyanto.com), terdapat beberapa manfaat nge-blog yang bisa diambil, diantaranya:

1. Personal Branding

yap, blog atau website blog itu bisa menjadi personal branding, artinya mempromosikan secara online tentang keahlian dan identitas diri. Kita bisa mencantumkan profil sekaligus minat, hobi, keahlian bahkan karakter yang tercermin dalam postingan atau isi blog. Misalnya, melalui yuliyanto.com, saya ingin membangun personal branding lewat postingan, sebagai seorang penulis, lecturer, blogger, kuliner traveler, peneliti jender dan web developer. Atau jika Anda itu fotografer, desainer dan sejenisnya, bisa memosting karya-karyanya di blog, serta juga bisa berbagi tips tentang keahliannya dalam konteks fotografi dan desain tersebut. Oleh karena itu, pembaca akan mudah mengetahui siapa Anda lewat blog yang Anda miliki.

2. Menjadi Penulis yang lebih baik

Blog itu sebagai sarana untuk mengasah keterampilan menulis. Menurut saya, cara terbaik latihan dan membangun passion menulis, ya dengan nge-blog. Berdasarkan pengalaman saya, sudah ada 50 postingan yang saya lakukan selama setahun nge-blog dan juga tiga artikel yang telah saya kirim ke media massa cetak (pertama, menulis artikel berjudul ‘please, save them’ di Warta USM untuk Rubrik Wacana Dosen dan telah diterbitkan pada Edisi September 2014, No. 3, Vol. 14; kedua, menulis artikel ‘be blogger’ di Tabloid Cempaka; serta ketiga, menulis artikel berjudul ‘solusi support group’ untuk Kolom Wacana Lokal di Surat Kabar Suara Merdeka, dan menurut redaktur desk halaman Wacana Lokal, artikel itu akan dimuat di rubrik tersebut). Kondisi ini berbeda, ketika dibandingkan dengan sebelum saya nge-blog, yakni saya merasa kesulitan menuangkan kata-kata jika mulai ingin menulis. Intinya, melalui blogging, saya dapat belajar dan menemukan passion dalam menulis.

3. Menambah Pertemanan

Melalui nge-blog, kita bisa menambah dan memperluas pertemanan. Ketika kita mempublikasikan postingan tertentu secara kontinyu yang mana berisi informasi dan juga dapat memberikan solusi bagi permasalahan siapapun yang membaca postingan tersebut, maka mereka akan ‘datang’ dengan memberikan komentar/feed back dan respect ke kita sebagai ahli di bidang itu.

4. Learning by Doing

Dengan nge-blog, saya otomatis akan learning by doing soal desain dan tampilan web, serta belajar pula Content Managemen System (CMS). Untuk CMS ini merupakan aplikasi web yang tujuannya untuk memudahkan kita dalam pengelolaan blog, seperti upload, edit, menambahkan, remove dan lain sebagainya. Khusus untuk laman yuliyanto.com, saya menggunakan aplikasi CMS WordPress dengan domain berbayar.

5. Belajar Bermanfaat bagi Pembaca

Blog yang baik seharusnya berupaya berisi postingan yang bermanfaat bagi pembaca. Anda bisa berbagi informasi terkait tempat makanan yang enak, berbagi tips bagaimana mengurus ikan koi dan sebagainya. Contoh lainnya seperti yang saya ungkap di poin 1, bahwa melalui yuliyanto.com, salah satu personal branding saya yakni ingin menjadi peneliti jender, maka beberapa postingan saya terkait dengan hal tersebut, seperti memberikan informasi bagi siapapun tentang sebuah LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) LRC-KJHAM yang memperjuangkan nasib para perempuan korban kekerasan berbasis jender (korban KdRT, Kekerasan dalam Pacaran (KdP), perkosaan, pelecehan seksual, trafficking, kekerasan terhadap perempuan ‘prostitut’ dan buruh migran). Dengan nge-blog, saya berusaha sedekah ilmu dan ingin menginspirasi pembaca.

Intinya, dalam nge-blog, saya masih pemula, namun ingin terus belajar berkarya lewat kata. Lalu, bagaimana dengan Anda, apakah yang belum atau udah punya blog, termotivasi untuk mem-publish postingannya, karena blog itu gratis, maka manfaatkanlah, let’s blogging, be blogger!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *